Kamis, 04 Juni 2015

4 PENYAKIT AYAM YANG DISEBABKAN OLEH BAKTERY

Bakteri merupakan sekolompok organisme yang tidak memiliki organ intisel, bakteri pun mampu membawa penyakit untuk manusia dan juga hewan, tidak terkucali untuk ayam, bakteri tidak sama dengan virus, karena bakteri masih bisa diatas dengan pemberian antibiotik pada unggas/ayam yang terserang penyakit yang disebabkan oleh bakeri, berikut ini saya akan menjelaskan satu persatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri.


1. Infectious Coryza/Snot
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Haemopillus Gallinarum, penyakit ini menyerang pada musim penghujan atau kandang dengan kondisi dingin dan lembab, ayam yang rentan terserang penyakit ini adalah anak ayam dan dapat pula membuat kerdil ayam yang terserang pada usia muda atau masih anak ayam, penularan penyakit ini melalui  kontak langung dengan ayam atau yang terserang penyakit ini, melaui udara, peralatan kandang, serta makanan dan minuman yang tercemar bakteri Haemopillus Gallinarum.

Ciri-ciri unggas yang terserang penyakit ini adalah:
  1. Mata mengeluarkan cairan, 
  2. Kelopak mata menjadi lengket,
  3. Nafsu makan menurun,
  4. Terjadi pembengkakan pada hidung dan mata,
  5. Ayam bersin dan mengeleng-gelenkan kepala,
  6. Ngorok
  7. Lendir keluar dari hidung berwarna kuning dan berbau busuk,
  8. Sayap turun,
  9. Dan diare.
Antibiotik yang digunakan untuk unggas ini adalah: Trimezyn, atau Vita Tetra Chlor, petunjuk pemberian antibiotik pada unggas tersedia pada kemasan antibiotik, namun penyakit ini juga dapat dicegah dengan pemberian vaksin yaitu: Medivac Coryza, Medivac Coryza B, dan Medivac Coryza T Suspension.

2. Crhonic Respiratory Disease (CRD) / Ngorok
Penyakit pada saluran pernafasan ayam dan sinusitis, selain ayam unggas lain-nya seperti kalkun, burung merpati, burung pengicau, yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma gallisepticum, dan menyerang semua umur tetapi pada ayam dewasa tidak terlalu parah jika terserang penyakit ini, penyakit ini juga mengakibatkan pertumbuhan ayam menjadi lambat, serta penurunan produktivitas pada unggas, serta mengurangi daya tetas dan kelansungan hidup anak unggas, karena penyakit ini juga menular melalui induk ke telur, faktor unggas bisa terserang penyakit ini adalah lingkungan yang kondisinya yang tidak memadai serta kelelahan dan kepanasan. Ciri-ciri unggas yang terserang penyakit ini:
  1. Batuk.
  2. Terdengar suara ngorok pada unggas.
  3. Lelerahan hidung yang lengket.
  4. Mata berbui.
  5. Unggas mengelengkan kepala.
  6. Keluar cairan bernanah dari hidung berati sudah dalam kondisi kronis.
Antibiotik yang digunakan adalah Trimezyn dan Vita tetra Chlor, keterangan pemakaian sudah tertera pada kemasan antibiotik, ada pun cara yang digunakan parah peternak ayam tradisional di indonesia dengan memasukan bulu yang diambil dari sayap ayam yang telah diberikan air, kemudian dimasukan ke dalam kerongkongan kemudian diputar, namun untuk melakukan hal ini harus dengan tindakan cepat.

3. Berak Kapur Pullorum / Bacilary White Diarrhea (BWD)
Penyakit Berak Kapur merupakan penyakit yang disebabkan oleh baktery Salmonella dan gram (-), penyakit ini menular dari induk ke anaknya, melalui telur dan menyerang dibawah umur 10 hari, melaui peralatan kandang yang tercemar, serta ayam yang telah sembuh dari penyakit ini menjadi carrier, dan bisa mengakibatkan kelumpuhan bagi ayam bila penyakit sudah kronis akibat peradangan pada sendi, serta pembengkatan pada hati dan limpah, berikut ciri-ciri ayam yang teserang berak kapur sebelum kronis :
  1. Kotoran / berak berwarna putih  bila kering akan menjadi serbuk.
  2. Kotoran menempel didubur.
  3. Nafsu makan menurung.
  4. Ayam terlihat lesu.
  5. Serta sayap menggantung.
Antibiotik yang digunakan adalah Trimezyn dan Vita tetra Chlor, keterangan pemakaian sudah tertera pada kemasan antibiotik.

4. Kolera/Flow Cholerea
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Pasteurella Multocida, yang menyerang pernafasan serta pencernaan, pada unggas berumur ± 12 Minggu, sedangkan untuk penularan penyakit ini, melalui peralatan kandang, makanan dan minuman yang dikonsumsi secara langsung, dan kotoran ayam atau unggas jenis lainya, seperti burung liar, berikut ciri-ciri ayam yang terkena penyakit ini:

  1. Terlihat lesu.
  2. Nafsu makan hilang.
  3. Suhu badan naik.
  4. Pial dan jengger berubah warna menjadi merah kebiru-biruan.
  5. Diare yang berair berwarna putih kekuning-kuningan kemudian berubah menjadi kehijau-hijauan.
  6. Gangguan pernafasan.
Antibiotik yang digunakan adalah Trimezyn dan Vita tetra Chlor, keterangan pemakaian sudah tertera pada kemasan antibiotik.

Demikianlah informasi mengenai penyakit ayam yang disebabkan oleh bakteri, sebagai peternak anda harus menjaga kondisi kandang serta pola makan ayam, agar kesehatan ayam anda terjaga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar